4,858,472 views 252 on YTPak
1,146 1,044

Published on 10 Jan 2014 | over 3 years ago

Suwarno kuasa hukum korban dari LBH Perindo Yogyakarta melaporkan kasus pemerkosaan itu ke Polres Magelang. Suwarno pun menceritakan kronologis pemerkosaan.

Kasus pemerkosaan berawal dari pesan singkat yang dikirim P, salah satu dari tiga pelaku untuk mengajak korban mancing di sungai pinggir desanya.

"Kebetulan, pelaku mengetahui korban suka mancing. Tanpa curiga, korban mengikuti ajakan pelaku. Sampai di gubuk dekat sungai, P mengajak korban berhenti dan meminum-minuman yang diduga sudah dicampur miras. Alasannya, pelaku masih menunggu beberapa temannya," cerita Suwarno, Kamis (9/1).

Usai minum cukup banyak, korban kemudian langsung jatuh pingsan dan tak sadarkan diri. Kemudian, secara bergilir korban diperkosa oleh ketiga pelaku.
Setelah korban tidak sadarkan diri karena dicekoki miras, ketiga pelaku lalu menggilir korban. Tak hanya itu, salah satu pelaku juga merekam aksi pemerkosaan itu.

"Biadab! Saat diperkosa itu salah satu pelaku merekamnya dengan handphone. Usai sadar, pelaku baru teringat jika dirinya telah menjadi korban perkosaan. Namun karena takut ancaman pelaku akan menyebarluaskan video saat dirinya diperkosa, korban tidak berani melapor," ungkap Suwarno.

Usai diperkosa ketiga pelaku, korban NN tidak berani melaporkan hal itu ke petugas kepolisian. Hal ini karena pelaku mengancam akan menyebarkan video pemerkosaan tersebut.

Suwarno menjelaskan, suatu ketika salah seorang keluarga korban lalu mendapati video pemerkosaan tanpa sengaja dari sebuah counter handphone di Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang. Korban kemudian diantar kakak dan pengacaranya melaporkan ke Polres Magelang.

"Kami minta petugas segera menangkap ketiga pelaku. Ini penting, agar ketiganya tidak kabur dan melakukan perbuatan itu lagi," ujar Suwarno.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami trauma yang cukup panjang. Bahkan korban selalu menangis saat membuat laporan di kantor polisi.

Tangis korban semakin menjadi saat petugas meminta NN menjelaskan kronologis kasus pemerkosaan yang menimpanya. Dengan terisak tangis, korban pun akhirnya menceritakan kejadian yang terjadi pada medio Juni 2013 lalu.

Polisi pun berjanji akan menindaklanjuti dan melakukan pengejaran terhadap ketiga yang sampai saat ini masih bebas berkeliaran tersebut.

Loading related videos...