4,013,851 views 311 on YTPak
16,171 2,226

Published on 23 Apr 2016 | 8 months ago

→ Subscribe ke Lampu Islam: goo.gl/HtCS6t
→ Donasi: kitabisa.com/dakwahlampuislam

Blog Lampu Islam: www.lampuislam.blogspot.com
Instagram: instagram.com/LampuIslam (@LampuIslam)
Facebook Page: www.facebook.com/LampuIslam
Google +: plus.google.com/+LampuIslam

EMAIL LAMPU ISLAM
Pertanyaan seputar kerjasama dakwah dan bisnis bisa kirim ke: eternalife9@gmail.com
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩Ϫ۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬
Playlist lengkap sesi tanya-jawab Dr. Zakir Naik di UiTM Shah Alam: www.youtube.com/playlist

Video Lampu Islam sebelumnya: www.youtube.com/watch
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩Ϫ۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬
Jazakallahu khairan kepada Bukhari Records: www.youtube.com/saybukhari1

Dr. Zakir Naik Official Website: www.irf.net/
Dr. Zakir Naik Official Facebook Page: www.facebook.com/zakirnaik/
Dr. Zakir Naik Official Twittter: twitter.com/zakirnaikirf
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩Ϫ۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬
CATATAN
Apabila ada yang ingin mengupload ulang video atau menggunakan subtitle dari Lampu Islam, silahkan saja demi kepentingan dakwah Islam, namun diharuskan tetap menjaga amanat ilmiah, yaitu tidak menghapus logo dan link ke channel Lampu Islam yang ada di dalam videonya.

Dan bagi yang ingin menulis komentar, tolong gunakan bahasa yang santun dan baik. Saling mencaci dan menggunakan bahasa kotor tidak akan menyelesaikan masalah. Allah berfirman: “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.” (QS. An Nahl: 125).

Dan bagi yang Muslim, kita dilarang menghina tuhan dari non-Muslim. Allah telah berfirman: “Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan” (QS. Al An’am: 108).

TOPIK
Seorang pemuda asal Iran bercerita kepada Dr. Zakir Naik bahwa setelah dia mempelajari sejarah bangsa Iran, dia membaca bahwa tentara Muslim datang dan menyerang negaranya. Dia membaca bahwa tentara Muslim tersebut memaksa penduduk Iran untuk memeluk Islam. Dia tidak setuju dengan pemaksaan tersebut. Dia juga bercerita bahwa keluarganya memeluk Islam, namun karena dia tidak ingin terlahir sebagai Muslim, maka dari itu dia memutuskan untuk murtad dari Islam. Ini adalah bagian dari sesi tanya-jawab Dr. Zakir Naik di UITM Shah Alam, Malaysia.

BIOGRAFI DR. ZAKIR NAIK
Zakir Naik terlahir pada 18 Oktober, 1965 Mumbai (Bombay pada waktu itu) beliau adalah seorang pembicara umum Muslim India, dan penulis keislaman dan perbandingan agama. Sejak 1991 ia telah menjadi seorang ulama yang terlibat dalam dakwah Islam dan perbandingan agama.

Zakir Naik juga adalah pendiri dan presiden Islamic Research Foundation (IRF) sebuah organisasi nirlaba. Topik yang sering ia bicarakan mencakup: Islam dan Ilmu Pengetahuan Modern, Persamaan Islam dan Kristen, Kristologi, Islam dan Sekularisme, Ketuhanan Yesus Kristus, Penyaliban Yesus, Ketuhanan Yesus, Nubuat Nabi Muhammad dalam Bibel, Nubuat Nabi Muhammad dalam Kitab Hindu, Nubuat Nabi Muhammad dalam Kitab Buddha, dsb.

Jika kita melihat tayangan video Dr. Zakir Naik di Youtube, ceramah beliau tidak hanya hanya orang Islam saja juga oleh kristen, hindu, buddha, bahkan ateisme. Dan kita lihat dari ceramah-ceramahnya di YouTube, banyak orang-orang non-Muslim tersebut termasuk pendeta, pandid, dsb yang tadinya melakukan debat agama dengan beliau namun akhirnya masuk Islam.

Dr. Zakir Naik dengan kemampuan yang dimilikinya berupa hafalan yang teramat kuat tidak hanya mampu menghafalkan Al-Qur’an dan Shahih Bukhari Muslim, akan tetapi beliau juga telah menguasai kitab Weda, Tripitaka, Bhagavad gita, bahkan telah menggerakkan hati ribuan penganut Hindu di India dan menjadi mu’allaf. Beliau tanpa ragu-ragu juga mengoreksi pastur dan pendeta jika mereka salah dalam mengutip ayat-ayat dalam bible atau injil.

Namun, tidak seperti gurunya, yaitu Syekh Ahmed Deedat, Dr. Zakir Naik tidak memiliki banyak agenda Debat Terbuka layaknya Ahmed Deedat karena hampir semua tantangan debat yang dilayangkan oleh Dr. Zakir Naik banyak yang tidak mendapat respon dari gereja, bahkan sampai sekarang belum ada berita apakah ada Pendeta yang berani berhadapan langsung dengan beliau. Oleh karena itu, Dr. Zakir Naik dijuluki “Ahmed Deedat Plus” yang telah membuat pastur dan pendeta merasa ngeri berhadapan dengan beliau yang argumentasinya belum pernah terpatahkan.

Loading related videos...